Berita & Artikel

Rubah Gaya Hidup, Hindari Hipertensi

Posted 28.04.2014 | by Admin Web| | Posted in Category Artikel | Sub Category Health

Merubah gaya atau pola hidup tidak mudah dilakukan serta memerlukan adanya upaya yang terus-menerus guna membiasakan gaya hidu baru. Gaya hidup yang dilakukan perubahan sangat memungkinkan terutama untuk gaya hidup sehat. Penyakit hipertensi yang menjadi salah satu faktor risiko dari banyak penyakit mematikan seperti stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, dan penyakit-penyakit lainnya perlu dilakukan adanya perubahan gaya hidup. Perubahan gaya hidup seperti mengurangi berat badan, mengatur pola makan, olahraga teratur, menghentikan kebiasaan merokok atau minum alkohol memang mampu mengurangi tekanan darah.

Diet dan pengontrolan berat badan menurunkan sistol dan diastol 6/4,8 mmHg, pengurangan konsumsi garam 5,4/2,8 mmHg, pengurangan konsumsi alkohol bagi peminum berat 3,4/3,4 mmHg.Mengatur pola makan guna memperbaiki hipertensi dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 11,4/5,5 mmHg, aktivitas fisik 3,1/1,8 mmHg, terapi rileksasi 3,7/3,5 mmHg, intervensi multipel 5,5/4,5 mmHg.

Mengubah gaya hidup saja sebenarnya hasilnya cukup baik untuk mengurangi tekanan darah. Misalnya dengan mengurangi berat badan jika tekanan darah yang tadinya 160/90 mmHg bisa berkurang menjadi 154/85,5 mmHg. Namun, jika tekanan darah terlalu tinggi akibat hipertensi yang dialami sudah mengalami komplikasi, maka obat-obatan menjadi solusinya. Untuk itu perlu adanya keseimbangan antara pemakaian obat-obatan serta upaya merubah gaya hidup lebih sehat agar hasilnya lebih optimal.

Semoga informasi tersebut bermanfaat dan tetap semangat gaya hidup sehat.

 

kompas.com

 
Halaman Sebelumnya