Berita & Artikel

Permen Karet Bagi Kesehatan

Posted 21.01.2014 | by Admin Web| | Posted in Category Tutorial | Sub Category Health

Permen karet memang memiliki tempat tersendiri bagi sebagian masyarakat. Bagi anak-anak, variasi bentuk, warna yang menarik serta aneka rasa yang tersaji dalam permen karet memberikan keunikan tersendiri dalam mengkonsumsi permen. Menarik dan menyenangkan dengan gelembung permen yang dapat diciptakan sendiri. Namun, terlalu sering mengkonsumsi permen karet apalagi dengan jumlah yang berlebihan
dapat menimbulkan efek bagi kesehatan tubuh.

1. Mengurangi makan buah

Banyak orang percaya bahwa mengunyah permen karet dapat mengurangi rasa lapar dan porsi makan. Namun baru-baru ini sebuah studi yang dipublikasikan jurnal Eating Behaviors mengatakan meskipun makan permen karet tidak menambah kalori yang dikonsumsi seseorang, tapi kebiasaan ini juga mengurangi asupan makanan sehat (buah), terutama permen karet rasa mint. Rasa mint pada permen karet mengakibatkan buah dan sayuran terasa pahit. Selain itu orang yang terbiasa mengunyah permen karet cenderung menyukai junk food.

2. Memicu nyeri pada rahang

Mengunyah permen karet juga dapat menyebabkan munculnya gejala temporomandibular joint (TMJ), atau nyeri pada rahang akibat otot dan sendi yang menghubungkan rahang bawah dengan tengkorak terlalu sering digunakan. Parahnya kondisi ini bisa menyebar hingga ke kepala dan leher sehingga menyebabkan sakit kepala, nyeri di telinga atau sakit gigi dari waktu ke waktu. Daripada mengunyah permen karet, ganti saja dengan apel yang tidak hanya ringan untuk dikunyah tapi juga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

3. Menyebabkan gangguan usus

"Mengunyah permen karet dapat mengakibatkan gangguan usus, terutama irritable bowel syndrome (IBS) karena kelebihan udara bisa tertelan sehingga berkontribusi pada nyeri perut dan kembung yang menjadi salah satu gejala IBS," terang Dr Patrick Takahashi, kepala divisi gastroenterologi di St Vincent Medical Center LA. Lagipula pemanis buatan seperti sorbitol dan mannitol yang terkandung dalam permen karet juga dapat menyebabkan diare pada orang-orang sehat sekalipun.

4. Merusak gigi

Menghindari pemanis buatan tidak melulu karena menyebabkan diabetes atau gangguan kesehatan lain, tapi Dr Don Atkins, dokter gigi dari Long Beach, California memperingatkan bila kebanyakan mengonsumsi pemanis buatan, seperti yang terkandung pada permen karet, juga membuat gigi bermandikan gula dan menyebabkan kerusakan gigi.

5. Melepaskan merkuri ke dalam tubuh

Ini berlaku untuk orang-orang berkawat gigi yang gemar makan permen karet. Perlu diketahui bila tambalan pada kawat gigi terbuat dari kombinasi antara perak, merkuri dan timah. Gawatnya, mengunyah permen karet dapat melepaskan merkuri dari tambalan itu ke dalam tubuh.
Padahal kadar merkuri yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan neurologis seperti penyakit kronis dan gangguan mental. Beruntung menurut Takahashi, bila merkurinya tidak banyak maka ini tidak berbahaya bagi tubuh.

Semoga tersebut bermanfaat, mengunyah permen karet sebenarnya aman jika dikonsumsi tidak berlebihan dengan intensitas yang tidak terlalu sering dan kita dapat lebih bijak dalam mengkonsumsinya,

 

forum.detik.com

 
Halaman Sebelumnya