Berita & Artikel

Gejala Serta Pencegahan Hipertensi

Posted 02.10.2013 | by Admin Web| | Posted in Category Artikel | Sub Category Health


Beberapa penyakit yang saat ini tengah banyak dialami oleh sebagaian besar masyarakat, salah satunya adalah Hipertensi. Hipertensi disebut juga tekanan darah tinggi atu hipertensi arteri. Hipertensi merupakan kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Hipertensi adalah faktor resiko utama untuk stroke, infark miokard (serangan jantung), gagal jantung, aneurisma arteri (misalnya aneurisma aorta), penyakit arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal kronik. Hipertensi primer (esensial) adalah jenis hipertensi yang paling umum, meliputi sebanyak 90-95% dari seluruh kasus hipertensi.Dalam hampir semua masyarakat kontemporer, tekanan darah meningkat seiring penuaan dan risiko untuk menjadi hipertensi di kemudian hari cukup tinggi.

Hipertensi diakibatkan oleh interaksi gen yang kompleks dan faktor lingkungan. Hipertensi sekunder terjadi akibat suatu penyebab yang diketahui. Penyakit ginjal adalah penyebab sekunder tersering dari hipertensi. Bagi kebanyakan orang dengan hipertensi esensial (primer), peningkatan resistensi terhadap aliran darah (resistensi perifer total) bertanggung jawab atas tekanan yang tinggi itu sementara curah jantung tetap normal.

Diagnosis hipertensi ditegakkan saat pasien menderita tekanan darah tinggi secara persisten. Biasanya,untuk menegakkan diagnosis diperlukan tiga kali pengukuran sfigmomanometer yang berbeda dengan interval satu bulan. Pemeriksaan awal pasien dengan hipertensi mencakup anamnesis dan pemeriksaan fisik lengkap. Gejala penyakit hipertensi bervariasi pada masing-masing individu dan hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Beberapa Gejala umum yang dialami penderita Hipertensi seperti Sakit kepala, Jantung berdebar-debar, Mudah lelah, Penglihatan kabur, Wajah memerah, Sering buang air kecil, terutama di malam hari dan Sulit bernapas setelah berkerja keras atau mengangkat beban berat.

Cukup banyak orang yang mengalami hipertensi tetapi tidak menyadarinya. Untuk itu, perlu adanya upaya mencegah Hipertensi pada kita dengan beberapa tindakan antara lain dengan minum segelas jus bit setiap hari. Dalam studi yang diterbitkan jurnal Hypertension, minum 250 milliliter jus bit setiap harinya bisa memangkas tekanan darah hingga 7 persen. Efek ini terjadi berkat kandungan tinggi nitrat yang terdapat pada bit. Mengonsumsi yoghurt dan buah pisang. Berhenti merokok dan mengurangi asupan garam, karena nikotin dalam rokok merangsang tubuh memproduksi adrenalin yang membuat jantung berdetak lebih cepat, meningkatkan tekanan darah, dan membuat jantung bekerja lebih keras. Mengurangi berat badan, seperti diketahui kelebihan berat badan membuat jantung bekerja lebih keras dan hal ini bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.

Dianjurkan perubahan gaya hidup untuk menurunkan tekanan darah, sebelum memulai terapi obat.Penanganan tipe pertama untuk hipertensi identik dengan menganjurkan perubahan gaya hidup yang bersifat pencegahan dan meliputi perubahan diet, olah raga, dan penurunan berat badan. Semua perubahan ini telah terbukti menurunkan tekanan darah secara bermakna pada orang dengan hipertensi.
Semoga informasi tersebut bermanfaat, tetap semangat dengan gaya hidup sehat.

 

Berbagai Sumber

 
Halaman Sebelumnya