Berita & Artikel

Kualitas Air

Posted 08.09.2013 | by Admin Web| | Posted in Category Artikel | Sub Category General


Dalam kehidupan sehari-hari, pemenuhan akan kebutuhan terhadap air bersih terus meningkat. Namun, kualitas air yang digunakan saat ini belum semuanya memenuhi standar yang seharusnya dimiliki. Kualitas air yang belum memenuhi standar, jika terus dikonsumsi maka akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh baik bagi bagian luar maupun dalam. Kualitas air yang baik ditunjang dari jumlah komposisi kadar zat yang terkandung di dalamnya. Air yang layak dikonsumsi, terutama untuk diminum harus memenuhi beberapa standar meliputi;

Kejernihan air. Air yang terlihat jernih biasanya dapat kita simpulkan air tersebut bersih, namum coba kita pehatikan kembali.

Tidak Bau. Air yang bersih tidak menimbulkan bau, bau yang ditimbulkan biasanya karena kandungan mikroorganisme yang lapuk didalamnya.

Rasa. Jika air nampak jernih dan tidak bau, kita harus memastikan apakah air tersebut berasa atau tidak. Air yang bersih biasanya netral tidak berasa apapun.

Tidak mengandung unsur kimiawi. Air yang baik memang diperlukannya unsur mineral yang baik bagi tubuh tetapi kandungan zat yang berbahaya seperti besi (Fe), seng (Zn), raksa (Hg) dan mangan (Mn) yang melampaui kadar semestinya jelas tidak disarankan untuk digunakan.

Tingkat pH yang disarankan antara 6,5-8,5 serta tidak mengandung bakteri E. Coli atau fecal coli yang dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan kita.

Untuk menjaga kualitas air, dapat kita lakukan dengan menjaga ketersediaan air bersih dilingkungan kita. Tidak membuang sampah sembarangan akan menjaga kualitas sumber air tanah dilingkungan sekitar dan membuat daerah resapan air, agar ketersediaan air pada lingkungan kita tidak menurun.

 

Berbagai Sumber

 
Halaman Sebelumnya