Berita & Artikel

Anak Hiperaktif (IV)

Posted 03.07.2013 | by Admin Web| | Posted in Category Tutorial | Sub Category Home and Family

Studi skala besar mengenai anak hiperaktif pada 1960-an, dokter Ben Feingold menemukan, satu grup senyawa kimia bernama Salisilat. Zat ini berada pada beragam zat tambahan makanan. Ternyata zat ini membuat anak-anak menjadi lebih hiperaktif. Ketika anak-anak mengonsumsi makanan yang mengandung rasa dan warna artifisial, perilakunya memburuk hanya dalam beberapa jam.



Ia menyimpulkan,banyak bahan kimia yang digunakan dalam makanan adalah zat salisilat. Ia menyatakan bahan-bahan kimia itulah akar masalah bagi beberapa anak yang akhirnya mengalami hiperaktif. Anak ADHD, terbukti sensitif terhadap beberapa zat kimia. Slah satu yang terburuk adalah pewarna tartazine,dikenal dengan E102. Parahnya zat kimia ini menyebar di hampir seluruh jenis panganan dan minuman modern termasuk gula-gula, kue dan roti yang kerap dikonsumsi anak.



Studi lain juga memperkuat pengaruh buruk zat aditif pada makanan terhadap berkembangnya ADHD pada anak-anak. Studi-studi tersebut menyimpulkan, kombinasi pada makanan sehat dan berkualitas serta suplemen vitamin sederhana dapat mengubah kecerdasan dan perilaku anak-anak yang sebelumnya sulit dikendalikan. Asam lemak essensial omega-3 dan 6 yang ditemukan pada minyak ikan juga krusial bagi pembentuk fungsi otak normal. Studi minyak ikan dari Universitas Oxford yang dipimpin Alex Richardson, menyimpulkan bahwa 70% anak hiperaktif dan masalah serupa akan membaik secara nyata jika mengonsumsi suplemen ekstrak minyak ikan murni dalam konsentrasi tinggi.



Karenanya, bagi penderita hiperaktif perlu pola makan ideal, berupa makanan sehat bebas aditif, jika memungkinkan berbahan organik dengan menu bervariasi. Semua anak memerlukan santapan manis sesekali, jadi lebih baik sediakan kue, pie atau pastri dan puding di rumah dari karya orang tua sendiri. Sehingga anda bisa memastikan mereka bebas dari bahan pewarna dan perasa aditif. Berikut daftar zat aditif yang patut dihindari bagi anak-anak khususnya bagi penderita hiperaktif :



  • Pewarna Artifisial

  • Tartazine

  • Quinoline Yellow

  • Yellow 2G

  • Sunset Yellow

  • Azorubine, Carmoisine

  • Ponceau, Brilliant Scarlet

  • Erythrosine

  • Merah 2G 129 Alurra Red

  • Indigotine, Indigo Carmine

  • Brilliant Blue

  • Green S, Food Gree, Acid Brilliant Green

  • Brilliant Black

  • Brown, Chocolate Brown

  • Demikian beberapa zat pada makanan pencetus hiperaktif pada anak. Semoga kita lebih cerdas dalam memilih dan memberikan asupan makanan bagi buah hati tercinta. Semoga bermanfaat.


     

    Oase

     
    Halaman Sebelumnya