Berita & Artikel

Waspadai Kanker Padat

Posted 17.06.2013 | by Admin Web| | Posted in Category Artikel | Sub Category Health

Resiko Kanker Padat dapat teradi pada siapa saja dengan usia yang tidak ditentukan. Beberapa kasus kanker padat telah dialami oleh anak usia dini di Indonesia yang perlu mendapatkan perhatian khusus tentunya agar kita dapat mengetahui secara dini dan melakukan rangkaian tindakan secara tepat. Kanker padat yaitu berbagai jenis kanker yang berbentuk benjolan seperti retinoblastoma (kanker mata), kanker otak, kanker paru-paru dan lainnya. Kanker ini seringkali tidak menunjukkan gejala yang berarti jika berada pada stadium awal, sehingga banyak orang yang tidak mengira ada anggota keluarganya yang menderita suatu kanker.


Namun, dengan mengamati beberapa kasus yang telah terjadi kita dapat mengetahui beberapa tanda - tanda yang perlu kita waspadai jika mendapati ciri - ciri seperti berikut;

  • Bola mata yang berwarna putih (untuk kanker retinoblastoma )

  • Perut membesar tapi dalam bentuk yang tidak wajar

  • Leher yang bertambah besar dalam waktu singkat

  • Biasanya bila benjolan tersebut ditekan atau dipegang tidak terasa begitu sakit. Berbeda dengan benjolan yang timbul akibat infeksi, biasanya akan terasa sakit bila ditekan atau dipegang dan terasa panas bila diraba. Infeksi pada gigi dan telinga juga dapat menyebabkan benjolan dengan karakteristik seperti tersebut di atas. Konfirmasi perlu dilakukan mengingat penanganan kedua benjolan tersebut berbeda.
  • Bengkak pada tangan atau kaki

  • Waspada bila terlihat ada bengkak pada tangan atau kaki. Pembengkakan ini biasanya dapat disertai dengan demam atau nyeri.
  • Benjolan pada otak

  • Benjolan pada otak memang tidak dapat dilihat maupun diraba. Walaupun demikian, orangtua tetap dapat mewaspadai gejala kanker otak dengan melihat dampak yang ditimbulkan akibat adanya suatu benjolan di otak. Gejala-gejala tersebut, antara lain adalah pusing, muntah yang menyemprot, lumpuh, dan gangguan keseimbangan.


    Apabila menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya orangtua segera memeriksakan anaknya ke rumah sakit. Karena jika kanker yang ditemukan masih dalam tahap stadium awal, maka peluang untuk sembuhnya tinggi. Pengobatan yang bisa dilakukan untuk penyakit kanker melalui kemoterapi, bedah atau radioterapi. Perawatan ini bisa satu-satu atau kombinasi tergantung dari jenis kankernya.


    Riset membuktikan bahwa salah satu penyebab utama kanker adalah radikal bebas, senyawa kimia reaksi oksidasi. Karenanya, dibutuhkan antioksidan yang berperan untuk membersihkan radikal-radikal bebas. Kualitas lingkungan yang semakin menurun menjadikan radikal-radikal bebas makin banyak dan menyebabkan kerusakan pada sistem antioksidan tubuh. Karenanya, tubuh membutuhkan asupan antioksidan dari luar. Untuk itu, kita perlu memperhatikan asupan makanan yang mengandung antioksidan yang mudah kita dapat disekitar kita seperti brokoli, kacang merah, buah berry, delima, kentang atau minum teh hijau. Deikian, semoga bermanfaat.

     

    hd.co.id and health.kompas.com

     
    Halaman Sebelumnya